Si pemuda bernyanyi dengan tempo langkah dan
Kudengarkan suaranya yang meninggi
Bahwa aku sakit karena CINTA...
Berdiri dan berpijak mengiringi kecewa
menerbangi padang rumput
Dulunya terasa dingin dan sejuk dalam hati dan mulut
Sekarang sepahit empedu burung...
Ketika aku mengingat wangi hidungmu menghiburku...




